Pendidikan demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) penting diajarkan sejak dini, sehingga calon guru SD perlu dipersiapkan untuk mengintegrasikannya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis mahasiswa calon guru SD dalam mengajarkan pendidikan demokrasi dan HAM guna membentuk generasi berkarakter. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan 75 mahasiswa PGSD yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun calon guru memiliki pemahaman yang baik tentang pendidikan demokrasi dan HAM, masih terdapat kendala dalam penerapannya, seperti minimnya pelatihan praktis dan fokus kurikulum pada aspek akademis. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum guru yang lebih menitikberatkan pada aspek praktis serta kolaborasi dengan lembaga terkait untuk memperkuat integrasi pendidikan demokrasi dan HAM di SD.
Copyrights © 2025