Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori) merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, menyebabkan berbagai penyakit gastrointestinal seperti gastritis, ulkus peptikum, dan bahkan kanker lambung. Pengobatan infeksi H. pylori seringkali melibatkan kombinasi antibiotik yang dapat menyebabkan resistensi dan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava Linn.) terhadap H. pylori sebagai potensi terapi alternatif. Metode penelitian melibatkan ekstraksi daun jambu biji menggunakan pelarut yang sesuai, diikuti dengan pengujian aktivitas antibakteri secara in vitro menggunakan metode difusi agar atau metode dilusi untuk menentukan nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri terhadap H. pylori, dengan nilai MIC dan MBC yang bervariasi tergantung pada konsentrasi ekstrak. Hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang mengindikasikan potensi daun jambu biji sebagai sumber senyawa antibakteri (Handarni et al., 2020; Rosidah & Afizia, 2012). Perbandingan aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu biji dengan antibiotik konvensional juga dilakukan. Penelitian ini memberikan bukti ilmiah mengenai potensi ekstrak daun jambu biji sebagai agen antibakteri alami terhadap H. pylori. Temuan ini mendukung pengembangan lebih lanjut dari ekstrak daun jambu biji sebagai terapi komplementer atau alternatif dalam penanganan infeksi H. pylori, dengan mempertimbangkan potensi manfaat dan meminimalkan risiko resistensi antibiotik.
Copyrights © 2026