Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Experiential Learning dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris di SDN 9 Jakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Bahasa Inggris dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Experiential Learning yang melibatkan tahapan pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi, dan eksperimen aktif dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar serta pemahaman terhadap materi Bahasa Inggris. Guru berperan aktif sebagai fasilitator yang menciptakan pengalaman belajar bermakna melalui kegiatan interaktif seperti bermain peran, simulasi, dan diskusi kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa model Experiential Learning efektif dalam membangun pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar mereka.
Copyrights © 2025