Perkembangan teknologi kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) membawa tantangan baru dalam penanganan keadaan darurat di bandar udara, khususnya bagi personel Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi yang digunakan dalam penanganan Electric Vehicle Accident Rescue (EVAR) serta mengkaji kesiapan dan efektivitas personel PKP-PK dalam menghadapi insiden yang melibatkan kendaraan listrik di Bandar Udara Radin Inten II Lampung. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap prosedur, pelatihan, dan fasilitas yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk penanganan kecelakaan kendaraan listrik. Selain itu, personel PKP-PK belum dibekali dengan pelatihan dan peralatan khusus untuk menghadapi risiko khas kendaraan listrik seperti thermal runaway dan potensi kebakaran ulang. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan SOP EVAR, pengadaan alat pelindung dan pemadam khusus, serta pelatihan berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Dengan implementasi strategi yang tepat, diharapkan penanganan insiden EV di bandar udara dapat dilakukan secara cepat, aman, dan efisien.
Copyrights © 2025