Penelitian ini membahas pengaruh perbedaan qira’at terhadap makna ayat-ayat Al-Qur’an sebagaimana ditampilkan dalam kitab tafsir Ad-Durr Al-Mashun fi ‘Ulum Al-Kitab Al-Maknun karya Samin Halabi. Qira’at merupakan variasi bacaan Al-Qur’an yang sah dan bersanad, yang dalam beberapa kasus memiliki dampak signifikan terhadap penafsiran ayat. Melalui pendekatan studi pustaka, artikel ini mengkaji beberapa ayat dalam surah Al-Maidah yang menunjukkan variasi qira’at dan analisis maknanya oleh Samin Halabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan qira’at tidak menyebabkan kontradiksi makna, melainkan memperluas, memperjelas, atau menyempurnakan pemahaman terhadap ayat. Sebagai contoh, perbedaan pada kata أن صدوكم (QS. Al-Maidah: 2) menghasilkan perbedaan bentuk kalimat dan waktu kejadian; sementara pada ayat lain, qira’at menjelaskan atau menyelaraskan makna ayat dengan hadis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman qira’at dalam studi tafsir dan mengusulkan kajian lanjutan terhadap pengaruh qira’at dalam surat-surat Al-Qur’an lainnya.
Copyrights © 2025