Kajian ini membahas tentang pola pikir tokoh intelektual Islam kontemporer, dengan fokus pada Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zayd, Sayyid Qutb, dan Seyyed Hossein Nasr. Setiap tokoh mewakili pendekatan berbeda dalam menanggapi tantangan modernitas dan dinamika perubahan sosial di kalangan umat Islam. Melalui metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan historis dan tekstual, penelitian ini mengungkap bahwa al-Afghani dan Abduh mengusung gaya reformis-modernis; Fazlur Rahman menawarkan pendekatan rasional dan kontekstual terhadap Al-Qur'an; Abu Zayd mengembangkan hermeneutika kritis terhadap teks-teks keagamaan; Sayyid Qutb menekankan ideologi Islam sebagai sistem kehidupan yang komprehensif; dan Seyyed Hossein Nasr menghadirkan spiritualitas Islam tradisional sebagai solusi atas krisis peradaban modern. Temuan-temuan ini menunjukkan adanya keberagaman perspektif produktif dalam wacana pemikiran Islam kontemporer, sekaligus pentingnya penggalian terus-menerus warisan intelektual Islam guna membangun respons Islam yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
Copyrights © 2025