Ilmu falak merupakan disiplin penting dalam Islam yang digunakan untuk menentukan waktu ibadah, seperti shalat dan puasa. Namun, di era digital, masih banyak komunitas Muslim yang menggunakan aplikasi waktu shalat tanpa memahami dasar-dasar falakiah dibaliknya. Hal ini memunculkan kesenjangan antara praktik ibadah dengan pemahaman ilmiah yang mendasarinya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman dan praktik ilmu falak dalam menentukan jadwal ibadah melalui pendekatan edukatif berbasis teknologi dalam komunitas Muslim berbasis digital. Desain kegiatan menggunakan metode pelatihan partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan praktik langsung hisab dan rukyat. Populasi terdiri dari anggota komunitas digital keagamaan, dengan peserta yang dipilih secara purposif. Instrumen berupa modul falak, lembar evaluasi, serta aplikasi berbasis astronomi digunakan dalam proses pembelajaran. Terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta memahami prinsip dasar ilmu falak, termasuk penggunaan aplikasi jadwal shalat secara akurat. Peserta mampu menyesuaikan pengaturan aplikasi sesuai lokasi geografis dan metode hisab yang tepat. Kegiatan ini juga mendorong peserta untuk menyebarkan hasil pelatihan kepada komunitas digital mereka. Optimalisasi ilmu falak berbasis teknologi mampu meningkatkan literasi keagamaan dan menjembatani kesenjangan antara tradisi dan teknologi. Integrasi pendekatan edukatif falakiah dan pemanfaatan digital menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat praktik ibadah yang sesuai syariat dan ilmiah
Copyrights © 2025