Kemajuan teknologi jaringan komputer saat ini memungkinkan pertukaran informasi yang lebih cepat dan efisien, namun juga menghadirkan tantangan besar dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan data. Di Kantor Desa Namorambe, proses pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) masih dilakukan secara manual, yang rentan terhadap pemalsuan dan inefisiensi. Masalah ini dapat berdampak negatif pada keaslian dokumen dan keuangan pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengamanan SPPD dengan menerapkan tanda tangan digital menggunakan algoritma Secure Hash Algorithm 256 (SHA-256) dan Rivest-Shamir-Adleman (RSA). Sistem ini juga menggunakan Quick Response Code (QR Code) untuk memverifikasi otentikasi dan integritas dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tanda tangan digital berbasis algoritma SHA-256 dan RSA berhasil meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam pembuatan dan verifikasi SPPD di Desa Namorambe. Dokumen yang dihasilkan mampu memenuhi syarat autentikasi, integritas, dan keabsahan, sehingga dapat dipercaya oleh penerima dan mencegah terjadinya pemalsuan.
Copyrights © 2025