Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan utama dalam proses pendidikan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 3 Bangbang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas seluruh siswa dan wali kelas dari kelas I hingga VI, serta enam orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel siswa ditentukan berdasarkan peringkat akademik, yaitu dua siswa dengan capaian tertinggi dan dua dengan capaian terendah di setiap kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal, seperti rendahnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri, serta kebiasaan dan kesiapan belajar yang belum optimal; dan faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton, keterbatasan sarana, minimnya dukungan orang tua, dan pengaruh negatif teknologi. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan holistik yang menganalisis faktor internal dan eksternal secara terpadu serta meninjau dampaknya terhadap prestasi dan dinamika belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan belajar memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan siswa.
Copyrights © 2025