Andika, I Putu Bayu
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Reading Skills of Grade 1 Students of SDN 6 Yangapi Through Pop Up Book Media: Analisis Keterampilan Membaca Siswa Kelas 1 SDN 6 Yangapi Melalui Media Pop Up Book Janawati , Desak Putu Anom; Andika, I Putu Bayu; Pradnyana, Puti Beny
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v13i1.1623

Abstract

The aim of the research is to analyze children's reading skills through Pop Up Books. Data was collected using a quantitative descriptive method, which means a type of research that uses quantitative data to describe or explain phenomena or variables that can be measured and calculated. The sample was 34 students, namely 17 men and 17 women. The low reading skills in this class are the reason for researchers to research. Reading skills are classified as good (B) with a calculation result of 75%.
Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Andika, I Putu Bayu; Astuti, Ni Putu Eni; Darmayanti, Ni Wayan Sri
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10323

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan utama dalam proses pendidikan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 3 Bangbang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas seluruh siswa dan wali kelas dari kelas I hingga VI, serta enam orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel siswa ditentukan berdasarkan peringkat akademik, yaitu dua siswa dengan capaian tertinggi dan dua dengan capaian terendah di setiap kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal, seperti rendahnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri, serta kebiasaan dan kesiapan belajar yang belum optimal; dan faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton, keterbatasan sarana, minimnya dukungan orang tua, dan pengaruh negatif teknologi. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan holistik yang menganalisis faktor internal dan eksternal secara terpadu serta meninjau dampaknya terhadap prestasi dan dinamika belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan belajar memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan siswa.
Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Andika, I Putu Bayu; Astuti, Ni Putu Eni; Darmayanti, Ni Wayan Sri
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10323

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu tantangan utama dalam proses pendidikan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 3 Bangbang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Partisipan terdiri atas seluruh siswa dan wali kelas dari kelas I hingga VI, serta enam orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sampel siswa ditentukan berdasarkan peringkat akademik, yaitu dua siswa dengan capaian tertinggi dan dua dengan capaian terendah di setiap kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar disebabkan oleh kombinasi faktor internal, seperti rendahnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri, serta kebiasaan dan kesiapan belajar yang belum optimal; dan faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang monoton, keterbatasan sarana, minimnya dukungan orang tua, dan pengaruh negatif teknologi. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan holistik yang menganalisis faktor internal dan eksternal secara terpadu serta meninjau dampaknya terhadap prestasi dan dinamika belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan belajar memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, dan siswa.