Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh sosialisasi politik yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagar Alam terhadap partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif, studi ini menjelaskan hubungan kausal antara sosialisasi politik sebagai variabel independen dan partisipasi politik sebagai variabel dependen. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 394 responden pemilih pemula dan dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi politik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi politik pemilih pemula, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,144 dan nilai signifikansi 0,004. Meskipun nilai determinasi (R²) hanya sebesar 0,021, temuan ini tetap substansial karena menunjukkan adanya kontribusi nyata meskipun terbatas dari kegiatan sosialisasi terhadap peningkatan keterlibatan politik generasi muda. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa dimensi intensitas kegiatan dan relevansi materi memiliki pengaruh paling besar dalam mendorong partisipasi pemilih pemula dibandingkan dimensi lain seperti media sosialisasi. Penelitian ini menyarankan agar KPU memperluas cakupan dan frekuensi sosialisasi secara berkelanjutan, dengan pendekatan yang komunikatif dan berbasis kebutuhan generasi muda. Kolaborasi dengan institusi pendidikan dan dukungan dari pemerintah daerah juga dinilai krusial dalam membentuk literasi dan kesadaran politik sejak dini. Bagi peneliti selanjutnya, dianjurkan untuk mengeksplorasi variabel lain yang dapat memengaruhi partisipasi politik serta menggunakan pendekatan campuran untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.
Copyrights © 2025