Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi serius pada penderita diabetes mellitus yang dapat menimbulkan morbiditas tinggi. Pengetahuan pasien tentang perawatan kaki diabetik diyakini memengaruhi kejadian ulkus. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien di Griya Luka Pringsewu tahun 2024. Metode: Desain penelitian potong lintang dengan populasi 60 pasien diabetes yang terdaftar di Griya Luka Pringsewu. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstandar; kejadian ulkus diidentifikasi melalui rekam medis. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Sebanyak 60 pasien terdiri dari 28 (46,7 %) berpengetahuan tinggi dan 32 (53,3 %) berpengetahuan rendah. Kejadian ulkus ditemukan pada 4 (14,3 %) pasien berpengetahuan tinggi dan 18 (56,3 %) pasien berpengetahuan rendah. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kejadian ulkus (χ² = 10,24; p = 0,0014). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dengan kejadian ulkus diabetikum. Upaya edukasi yang lebih intensif diperlukan untuk menurunkan insiden ulkus.
Copyrights © 2025