Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan utama Sumber Daya Manusia (SDM) baik tenaga kesehatan maupun non tenaga kesehatan dalam menjaga akurasi data RME serta merumuskan strategi pelatihan dan SDM yang tepat di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 6 responden dari tiga profesi (dokter, perawat, dan perekam medis), sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam kepada 10 responden dari lima profesi (dokter, perawat, IT, perekam medis, dan staf diklat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja yang tinggi, human error, minimnya pelatihan teknis yang terstruktur, serta belum optimalnya sistem RME di rumah sakit menjadi tantangan utama dalam menjaga akurasi data.
Copyrights © 2025