Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya usaha cake rumahan, memainkan peran penting dalam perekonomian negara, terutama di sektor kuliner. Namun, banyak pemilik UMKM menghadapi tantangan terkait pemasaran digital, inovasi produk, dan manajemen keuangan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Nafisa Cake melalui pelatihan pemasaran digital, inovasi produk, dan manajemen keuangan berbasis digital. Program ini mengikuti pendekatan bertahap yang mencakup identifikasi kebutuhan, pelatihan langsung, pendampingan intensif, dan evaluasi berbasis kinerja. Hasil program menunjukkan bahwa Nafisa Cake berhasil mengadopsi strategi pemasaran digital dengan mengelola akun media sosial dan toko online secara aktif di platform seperti Instagram, Facebook, Tokopedia, dan Shopee. Inovasi produk juga berkembang, dengan variasi kue baru dan peningkatan branding, termasuk pembuatan logo dan kemasan yang lebih profesional. Selain itu, praktik manajemen keuangan juga mengalami peningkatan, terutama dalam perhitungan harga pokok dan pencatatan keuangan. Dampak program terlihat dalam meningkatnya interaksi pelanggan, daya tarik produk yang lebih baik, dan efisiensi operasional yang lebih besar. Kesimpulannya, kombinasi pelatihan praktis dan pendampingan intensif terbukti menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital, memungkinkan mereka untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.
Copyrights © 2025