Latihan plyometric telah terbukti efektif dalam meningkatkan daya ledak atlet muda, khususnya dalam olahraga yang membutuhkan gerakan eksplosif seperti basket, atletik, dan voli. Melalui latihan yang terstruktur dan dengan intensitas yang tepat, plyometric mampu meningkatkan kemampuan eksplosif otot dan respons neuromuskular, yang berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kinerja atletik. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada penyesuaian program dengan usia, kondisi fisik, serta jenis olahraga yang dilakukan oleh atlet. Program yang terlalu intens atau tidak sesuai dengan kondisi fisik dapat meningkatkan risiko cedera, khususnya pada sendi dan otot. Oleh karena itu, penting bagi pelatih untuk merancang program plyometric yang bertahap dan progresif, disertai dengan pengawasan yang ketat. Dengan pendekatan yang tepat, latihan plyometric dapat menjadi komponen kunci dalam membantu atlet muda mencapai potensi maksimal dalam hal daya ledak dan performa atletik.
Copyrights © 2025