Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil dari observasi program projek penguatan profil pelajar Pancasila yang berbasis pada kearifan lokal Baduy yang di implementasikan dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi program pembelajaran, melakukan wawancara dengan informan yang berkaitan dengan fokus, serta mendokumentasikan hal-hal yang mendukung dalam penelitian ini. Hasil dan pembahasan yang di dapat dalam penelitian yaitu: Pertama, Proses implementasi program projek penguatan profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran Sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, melalui berbagai tahapan seperti literasi budaya, eksplorasi lapangan, dan aksi nyata yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Kedua, Dampak penerapan implementasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis kearifan lokal Baduy dalam pembelajaran sejarah di SMAN 3 Kabupaten Tangerang, memberikan dampak positif dalam membentuk karakter peserta didik, meningkatkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai kearifan lokal, serta memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila seperti gotong royong, kebhinekaan global, dan cinta tanah air. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelestarian budaya lokal dalam praktik pendidikan untuk membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada budaya bangsa
Copyrights © 2025