Pengelolaan pelabuhan perikanan semakin berkaitan dengan isu lingkungan akibat meningkatnya aktivitas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas kebijakan pengelolaan sampah di pelabuhan perikanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan dan analisis deskriptif di Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu belum memiliki regulasi yang mengatur pengelolaan sampah secara spesifik. Selain itu, terbatasnya sumber daya dan rendahnya partisipasi masyarakat menyebabkan pengelolaan sampah masih dilakukan secara konvensional. Tingginya volume sampah dari aktivitas nelayan, pedagang ikan, dan masyarakat pengguna jasa, menuntut penerapan pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis kemitraan guna mengurangi limbah di Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu.The management of fishing ports is increasingly associated with environmental issues due to an increased in operational activities. This research aims to review the waste management policies in fishing ports. The method used is a qualitative approach through field observations and descriptive analysis at the Karangantu Nusantara Fishing Port. The research results indicate that the Karangantu Nusantara Fishing Port has not yet established specific regulations governing waste management. In addition, limited resources and low community participation have resulted in waste management still carried out using conventional methods. The high volume of waste generated by fishermen, fish traders, and service users necessitates the implementation of sustainable waste management through partnerships to reduce waste at Karangantu Nusantara Fishing Port.
Copyrights © 2025