Artikel ini mengkaji secara komprehensif biografi dan pemikiran Buya Hamka dengan fokus utama pada analisis karya monumentalnya, Tasawuf Modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontribusi pemikiran Hamka dalam mendefinisikan ulang konsep tasawuf yang kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan masyarakat modern. Melalui pendekatan normatif-teologis, historis-filosofis, dan sosiologis-psikologis, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf versi Hamka bukanlah bentuk eskapisme spiritual, melainkan sarana pembentukan karakter, penyucian jiwa, dan penyeimbang kehidupan material dan spiritual. Hamka menekankan pentingnya integrasi antara syariat dan hakikat, serta menolak bentuk tasawuf yang menyimpang dari ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Pemikiran tasawuf yang ditawarkan Hamka memiliki relevansi tinggi dalam menjawab krisis spiritual, degradasi moral, dan kegelisahan batin manusia modern. Kajian ini menyimpulkan bahwa Tasawuf Modern adalah panduan spiritual yang aktual dan solutif dalam membentuk individu Muslim yang berakhlak mulia dan masyarakat yang berkeadaban.Kata Kunci: Buya Hamka, Tasawuf Modern, spiritualitas Islam, pembentukan akhlak, krisis modernitas
Copyrights © 2025