Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang belajar menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Quizizz, model konvensional berbantuan Quizizz, dan model konvensional. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Post-test Only Control Group Design. Sampel terdiri dari tiga kelas XI di SMK Negeri 1 Warungasem yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling, masing-masing memperoleh perlakuan berbeda. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematika berbentuk tes uraian yang terdiri dari 7 soal. Data dianalisis menggunakan ANAVA satu jalan dan uji lanjut (scheffe). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok. Model PBL berbantuan Quizizz memberikan hasil pemahaman konsep matematika tertinggi, disusul model konvensional berbantuan Quizizz, dan terakhir model konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan Quizizz lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.
Copyrights © 2025