Saat ini, beberapa bencana akibat gempa bumi, banjir, terorisme hingga peperangan, silih berganti terjadi di beberapa negara, menimbulkan dampak negatif yang cukup signifikan yang mengancam keselamatan makhluk hidup hingga infrastruktur penting negara. Penerapan bangunan dual-use dapat menjadi solusi ketahanan dan titik lemah kerawanan dalam penanganan kebencanaan. Penelitian secara literasi ini bertujuan untuk menampilkan implikasi potensi bangunan dual-use pada aktivitas darurat akibat bencana alam dan bencana sosial meliputi integrasi fungsional dan teknologi, keamanan dan ketahanan, kemudahan pemeliharaan dan kerawanan. Integrasi fungsional dual-use (tujuan sipil dan tujuan militer) dan teknologi pintar IoT berdampak signifikan dalam efektifitas penanganan bencana. Listrik dan internet sebagai sumber daya utama, rentan cyber criminal dan perlu ketangguhan keamanan siber secara berkelanjutan. Inovasi teknologi konstruksi meningkatkan karakteristik struktural dan nonstruktural dual-use building untuk tujuan mitigasi maupun saat bencana. Teknologi IoT dan teknologi konstruksi berdampak penghematan jangka panjang bangunan serta peningkatan fungsional yang keberlanjutan. Kerawanan bangunan dual-use dapat dianggap sebagai sasaran militer secara keseluruhan atau entitas yang terpisah dan bahkan berbeda. Penggunaan dual-use pada bangunan yang dilindungi sebagai objek sipil berakibat kehilangan fungsi perlindungannya.
Copyrights © 2025