Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBANGUNAN RUMAH TAHAN GEMPA METODE IN SITU PASCA BENCANA GEMPA BUMI: Studi Kasus Satgas PRCPB Yonzipur 9/LLB di Kabupaten Cirebon Wahyu Prasetyo, Yulius; Wisnu Susilo Putro, Aditiawan; Kristanto, Luluk; Dirgananta, Fathan
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 12 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v12i2.326

Abstract

Fungsi konstruksi sebagai salah satu domain kemampuan Satgas PRCPB Yonzipur 9/LLB diharapkan siap operasional setiap saat guna membantu mempertinggi kelangsungan hidup pasukan kawan maupun warga terdampak bencana, khususnya melalui pembangunan Rumah Tahan Gempa dengan jenis RUSPIN dan RUMBAKO. Pendekatan deskriptif naratif dan teknik studi literatur digunakan melalui pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi guna membahas konsep RTG RUSPIN dan RUMBAKO, kuantitas dan kualitas serta hambatan dan tantangan. Konsep RTG RUSPIN dan RUMBAKO direkomendasikan oleh pemerintah sebagai bentuk pembangunan kembali perumahan secara in-situ dan telah dirancang memenuhi standar persyaratan bangunan tahan gempa. Secara kuantitas RTG RUMBAKO selesai 8.456 unit dan RTG RUSPIN sejumlah 11.802 unit, penurunan kualitas tercatat pada elemen nonstruktural serta adanya pihak ketiga menyebabkan terjadinya tumpang tindih pekerjaan dalam pelaksanaan pembangunan. Hambatan yang menjadi tantangan berupa terbatasnya akses jalan menuju lokasi sasaran, keterbatasan materiil dan alat berat, keterbatasan komunikasi antara Satgas, instansi terkait, dan pihak ketiga, serta waktu pelaksanaan terbatas.
POTENSI DUAL-USE BUILDING DALAM MENDUKUNG DARURAT BENCANA Ndaru Sukmono Aji; Kristanto, Luluk
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 12 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v12i2.327

Abstract

Saat ini, beberapa bencana akibat gempa bumi, banjir, terorisme hingga peperangan, silih berganti terjadi di beberapa negara, menimbulkan dampak negatif yang cukup signifikan yang mengancam keselamatan makhluk hidup hingga infrastruktur penting negara. Penerapan bangunan dual-use dapat menjadi solusi ketahanan dan titik lemah kerawanan dalam penanganan kebencanaan. Penelitian secara literasi ini bertujuan untuk menampilkan implikasi potensi bangunan dual-use pada aktivitas darurat akibat bencana alam dan bencana sosial meliputi integrasi fungsional dan teknologi, keamanan dan ketahanan, kemudahan pemeliharaan dan kerawanan. Integrasi fungsional dual-use (tujuan sipil dan tujuan militer) dan teknologi pintar IoT berdampak signifikan dalam efektifitas penanganan bencana. Listrik dan internet sebagai sumber daya utama, rentan cyber criminal dan perlu ketangguhan keamanan siber secara berkelanjutan. Inovasi teknologi konstruksi meningkatkan karakteristik struktural dan nonstruktural dual-use building untuk tujuan mitigasi maupun saat bencana. Teknologi IoT dan teknologi konstruksi berdampak penghematan jangka panjang bangunan serta peningkatan fungsional yang keberlanjutan. Kerawanan bangunan dual-use dapat dianggap sebagai sasaran militer secara keseluruhan atau entitas yang terpisah dan bahkan berbeda. Penggunaan dual-use pada bangunan yang dilindungi sebagai objek sipil berakibat kehilangan fungsi perlindungannya.
ULTRA-HIGH-PERFORMANCE CONCRETE (UHPC): TINJAUAN ARSITEKTURAL DALAM RANCANGAN STRUKTURAL Kristanto, Luluk
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 12 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v12i2.328

Abstract

Peningkatan tekanan signifikan pada planet kita saat ini yang meliputi populasi penduduk, beban infrastruktur dan bencana, menjadi momentum pengembangan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan tangguh. UHPC arsitektur telah dikembangkan dalam mendukung kinerja struktural suatu bangunan dengan tetap menjaga aspek penting arsitektural. Teknik studi literatur digunakan untuk membahas tujuan penelitian berupa solusi fasad eksterior, performa dan ketahanan, serta efisiensi dan keberlanjutan. Rancangan eksterior pembentuk arsitektural dari UHPC Arsitektur menjadi lebih inovatif dan kreatif khususnya dalam menghasilkan tekstur, bentuk dengan presisi tinggi serta memungkinkan tata letak dan desain interior yang lebih fleksibel dengan penampilan estetis. Kuat tekan UHPC arsitektural, masuk dalam celah antara UHPC dan HPC, serta dapat memberikan kontribusi ketahanan yang unggul dalam rancangan struktural. Diluar harga satuan yang mahal, UHPC Arsitektur berpotensi menghasilkan integrasi solusi kinerja lebih tinggi, material yang lebih sedikit dan mengurangi dampak lingkungan.