Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI RETROFIT PADA KERUSAKAN STRUKTUR BETON BERTULANG Ndaru Sukmono Aji; Luluk Kristanto; Nur Khamid; Januari Tarigan; Mara Muda Siregar
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 11 No. 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v11i1.154

Abstract

Tidak semua bangunan yang telah mengalami kerusakan tidak dapat digunakan lagi (demolished). Tetapi masih dapat digunakan lagi setelah dilakukan dengan penilaian (assessment). Dari hasil assessment, selanjutnya dapat dilakukan penggantian elemen struktur (replacement) dan perkuatan struktur (retrofitting). Penulisan disajikan secara literasi untuk memberikan gambaran penerapan retrofit pada struktur beton bertulang serta peningkatan karakteristik struktur yang mampu diberikan sebagai salah satu teknik perbaikan dan peningkatan kinerja struktur. Berdasarkan hasil dari beberapa kajian penelitian, metode Retrofit terbukti dapat meningkatkan kapasitas lentur, geser, dan tekan dari struktur beton bertulang normal yang mengalami kerusakan. Retrofit dapat diimplementasikan dengan baik pada struktur beton bertulang bangunan gedung dan bangunan daerah pantai sesuai standar acuan.
POTENSI DUAL-USE BUILDING DALAM MENDUKUNG DARURAT BENCANA Ndaru Sukmono Aji; Kristanto, Luluk
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 12 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v12i2.327

Abstract

Saat ini, beberapa bencana akibat gempa bumi, banjir, terorisme hingga peperangan, silih berganti terjadi di beberapa negara, menimbulkan dampak negatif yang cukup signifikan yang mengancam keselamatan makhluk hidup hingga infrastruktur penting negara. Penerapan bangunan dual-use dapat menjadi solusi ketahanan dan titik lemah kerawanan dalam penanganan kebencanaan. Penelitian secara literasi ini bertujuan untuk menampilkan implikasi potensi bangunan dual-use pada aktivitas darurat akibat bencana alam dan bencana sosial meliputi integrasi fungsional dan teknologi, keamanan dan ketahanan, kemudahan pemeliharaan dan kerawanan. Integrasi fungsional dual-use (tujuan sipil dan tujuan militer) dan teknologi pintar IoT berdampak signifikan dalam efektifitas penanganan bencana. Listrik dan internet sebagai sumber daya utama, rentan cyber criminal dan perlu ketangguhan keamanan siber secara berkelanjutan. Inovasi teknologi konstruksi meningkatkan karakteristik struktural dan nonstruktural dual-use building untuk tujuan mitigasi maupun saat bencana. Teknologi IoT dan teknologi konstruksi berdampak penghematan jangka panjang bangunan serta peningkatan fungsional yang keberlanjutan. Kerawanan bangunan dual-use dapat dianggap sebagai sasaran militer secara keseluruhan atau entitas yang terpisah dan bahkan berbeda. Penggunaan dual-use pada bangunan yang dilindungi sebagai objek sipil berakibat kehilangan fungsi perlindungannya.