Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika sosial ekologi dan budaya mereklamasi yang terjadi pada masyarakat pesisir Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung. Melalui pendekatan kualitatif analisa naratif, dengan pengumpulan data mencakup wawancara mendalam dengan enam informan kunci dan delapan informan pendukung. Kemudian didukung oleh pengamatan lapangan dan studi literatur. Proses pengumpulan data dihentikan setelah tercapai titik saturasi, yakni ketika tidak ada lagi informasi baru yang muncul, sehingga data yang terkumpul dapat membentuk sebuah cerita yang komprehensif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa reklamasi dilakukan secara swadaya sebagai solusi atas keterbatasan lahan, didorong oleh kebutuhan ekonomi dan identitas sosial berbasis kekerabatan. Namun, tidak adanya regulasi jelas atas status lahan hasil reklamasi menimbulkan ketidakpastian yang berdampak pada hubungan sosial dan akses sumber daya masyarakat setempat. Kata kunci: etnisitas, proses sosial, struktur sosial, Pulau Pasaran
Copyrights © 2025