Jurnal Komunikasi, Masyarakat Dan Keamanan
Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025

Menerjemahkan Teror, Membangun Ketakutan: Mediatisasi Dan Bias Jurnalisme Keamanan Di Era Digital

Ratna Puspita (Unknown)
Titis Nurwulan Suciati (Unknown)
Nurul Fauziah (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2025

Abstract

Media massa memiliki peran ganda sebagai penyampai informasi sekaligus medium penyebaran pesan terorisme. Salah satu genre yang berkembang pasca tragedi 7/7 London adalah jurnalisme keamanan yang menggarisbawahi bagaimana media menerjemahkan peristiwa terorisme serta membentuk persepsi publik tentang ancaman. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji jurnalisme kemanan dan mengkritisi model-model jurnalisme keamanan yang selama ini berfokus pada framing teks berita, dengan menambahkan dimensi mediatisasi digital, proses media translation, dan bias struktural media dalam memberitakan isu-isu terorisme kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur review naratif terhadap 21 artikel jurnal akademik yang dipublikasikan di tandfonline.com periode 2015–2024.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediatisasi dalam jurnalisme keamanan membentuk kondisi konflik yang termediasi secara digital, yang disebut diffused war yang sulit diprediksi. Studi ini menyimpulkan bahwa praktik jurnalisme keamanan saat ini masih menyisakan kesenjangan dalam memahami dampak mediatisasi, bias framing, serta etika penerjemahan pesan ekstremis di media. Penelitian ini merekomendasikan perlunya media massa menerapkan praktik jurnalistik yang lebih seimbang, kontekstual, dan etis dalam melaporkan isu-isu terorisme guna menghindari stereotipe dan polarisasi publik.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

KOMASKAM

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan (KOMASKAM) dimaksudkan sebagai media hasil penelitian, pemikiran dan kajian kritis mengenai berbagai isu tentang ilmu komunikasi yang dapat dimanfaatkan baik secara nasional maupun internasional. Artikel ilmiah dimaksud berupa kajian teori (theoritical ...