Operasi tambang bawah tanah memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Dampak potensial dapat muncul dari paparan fisik, kimia, serta mekanis yang berbahaya. Kajian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait penilaian dampak kesehatan dan keselamatan kerja pada tambang bawah tanah, dengan fokus pada identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian yang dilakukan untuk meminimalkan dampak. Berdasarkan hasil tinjauan, diterapkan metode identifikasi risiko seperti HIRARC dan JSA yang efektif dalam menurunkan tingkat risiko, namun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam pengawasan dan pelatihan
Copyrights © 2025