Transformasi pelayanan publik berbasis digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas birokrasi di era teknologi. Salah satu bentuk implementasinya adalah penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Malang. Namun, pelaksanaan IKD masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, terbatasnya akses terhadap perangkat teknologi, serta permasalahan teknis pada aplikasi IKD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi langsung di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Malang selama kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 10 responden, yang terdiri dari 3 orang lansia, 5 masyarakat umum, dan 2 petugas Disdukcapil. Hasil temuan menunjukkan bahwa meskipun program IKD memiliki potensi besar dalam mempercepat layanan administrasi, implementasinya masih belum inklusif dan belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi optimalisasi melalui edukasi literasi digital secara menyeluruh, peningkatan infrastruktur teknologi, serta pengembangan aplikasi yang lebih ramah pengguna agar manfaat transformasi layanan publik digital dapat dirasakan secara merata
Copyrights © 2025