AL ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies
Vol. 5 No. 2 (2024): AL-ISNAD: Journal of Indonesian Hadist Studies

KEHUJJAHAN HADITS LA ASHLA LAHU: KAJIAN HADITS MAN ‘ARAFA NAFSAHÛ ‘ARAFA RABBAHÛ

M. Iskandar Rois Shidiq (Unknown)
Manzilu Syifa (Unknown)
Moh. Fadhli Bin Lenceng (Unknown)
Dr. Khamim (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2025

Abstract

Penelitian ini menjelaskan secara mendetail tentang hadits Man `Arafa Nafsahữ `Arafa Rabbahữ , yang mana hadits tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa sanad pada pendukung hujjah Abdus Shamad Al Palembani dengan pemikiran paham bercorak Panteisme. Dalam pandangan ulama hadits, hadits tersebut menggambarkan la ashla lahu (maksudnya, laisa lahu isnad). Hadis ini memiliki makna mendalam dalam konteks makrifat billah sehingga masyhur dibahas oleh para Ulama Sufi seperti Ibnu 'Arobi, Hamzah Fanshuri, dan Burhanuddin Al-Baqo'i. Abu Syuhbah menjelaskan bahwa hadis masyhur dapat memiliki berbagai bentuk periwayatan termasuk tanpa sanad, dengan kemasyhurannya hadits ini dapat dipercaya sebagai hujjah dalam menjawab berbagai problematika sesuai penjelasan para ulama sufi. Hadits ini tidak ditemukan dalam kitab primer dan tidak memiliki sanad sehingga statusnya diragukan sebagai hadis. Beberapa periwayatan menunjukkan bahwa pernyataan ini dianggap berasal dari Nabi namun ada juga yang menyatakan bahwa pernyataan tersebut bukan hadis yang sah dan dianggap masyhur dari Yahya bin Mu'adz Ar Razi. Maka dari itu hadis tersebut di klaim bukan bersumber dari nabi, di klaim hadits maudhu', dan lain sebagainya. Penelitian ini akan mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam mengenai hadits Manusia `Arafa Nafsahữ `Arafa Rabbahữ dan bagaimana kehujjahannya. Hasil penelitian ini menunjukkan hadits Man Arafa Nafsahu laisa marfu ila nabi melainkan kata Yahya bin Mu'adz, yang mana hadits ini banyak dinukil para ulama sufi.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

al-isnad

Publisher

Subject

Religion Arts Education Other

Description

AL ISNAD includes studies of hadith interpretations from around the world, especially in textual and contextual studies. This research aims to gain new knowledge in tafsir al-hadith in Islam or gain development benefits such as the topics below: Studies of Sanad and Matan Hadith, Studies of Hadith ...