Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penerapan Kurikulum Cambridge pada peserta didik di SMP Tunas Bangsa Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripitif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara kepada guru seni budaya yang mengajar di sekolah tersebut. Observasi ini didukung dengan dokumentasi berupa kegiatan yang di lakukan peserta didik pada saat melakukan praktik secara langsung. Hasil penelitian ini berupa kurikulum Cambridge menggunakan pendekatan yang dikembangkan untuk mengajarkan bahasa Inggris dengan fokus pada pemahaman konteks dan interaksi nyata. Keberhasilan metode Cambridge dapat dilihat dari efektivitas pembelajaran karena pendekatannya yang terstruktur dan relevansi konten yang mendukung pembelajaran bahasa yang lebih natural dan aplikatif. Namun, Kurikulum Cambridge sering membutuhkan sumber daya guru yang cukup banyak, ada kemungkinan perbedaan tingkat kemampuan antar peserta didik, metode ini bisa terasa terlalu kompleks bagi pemula terkait dasar-dasar tata bahasa atau kosakata mungkin merasa kesulitan mengikuti pelajaran. Implikasi penelitian ini diharapkan agar setiap guru, khususnya di Indonesia dapat tersadarkan untuk menguasai kemampuan berbahasa inggris dalam meningkatkan kompetensi professional guru dan upaya menjawab tantangan pendidikan global.
Copyrights © 2025