Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pendidikan seni, khususnya dalam penguatan karakter peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru seni dan peserta didik di SMP Negeri 03 Segedong. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi, serta perpanjangan pengamatan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang luas bagi pengembangan kreativitas, kolaborasi, dan nilai-nilai karakter melalui pembelajaran seni berbasis proyek, seperti menciptakan ansambel campuran dari barang bekas. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kurikulum ini sangat bergantung pada inisiatif dan kesiapan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan adaptif. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai fasilitator yang mampu mengarahkan proses pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka, bila diimplementasikan dengan pendekatan yang tepat dan inovatif, mampu menjadi instrumen penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui pendidikan seni dengan didukung kompetensi guru seni budaya.
Copyrights © 2025