Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, namun pemerataan akses dan kualitas pendidikan di Desa Warnasari masih menghadapi tantangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala utama dalam pendidikan, meliputi aspek ekonomi, infrastruktur dan kesadaran masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran yang rinci, mendalam, dan komprehensif tentang fenomena yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi memaksa anak-anak putus sekolah, infrastruktur pendidikan seperti ruang kelas dan internet masih belum memadai, serta kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan relatif rendah. Selain itu, hanya 20% guru yang memiliki sertifikasi resmi, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, strategi yang disarankan mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan fasilitas pendidikan, pelatihan dan sertifikasi guru, serta edukasi pada komunitas. Dengan implementasi strategi yang terintegrasi, diharapkan Desa Warnasari dapat mencapai pemerataan pendidikan yang lebih baik.
Copyrights © 2025