Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi terhadap kinerja pegawai, serta peran evaluasi pelatihan sebagai variabel moderasi di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik non-probability sampling (sampling tidak berpeluang) dengan purposive sampling yaitu teknik penarikan sampel berdasarkan pertimbangan atau kriteria tertentu, kriteria yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pegawai negeri sipil (PNS) yang telah mengikuti pelatihan yaitu sebanyak 65 pegawai negeri sipil (PNS) yang memenuhi syarat untuk dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan software Smart Partial Least Square (SmartPLS) dan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara motivasi dan evaluasi pelatihan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, evaluasi pelatihan terbukti memoderasi hubungan antara motivasi terhadap kinerja pegawai, namun evaluasi pelatihan tidak terbukti memoderasi pada hubungan antara kompetensi terhadap kinerja pegawai di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan.
Copyrights © 2025