Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas jaringan irigasi serta hubungannya dengan kondisi lingkungan, khususnya di Kelurahan Kakaskasen, Kota Tomohon. Metode yang digunakan meliputi pengukuran debit masuk dan keluar untuk menghitung efisiensi saluran, serta pengumpulan data primer melalui kuesioner skala Likert untuk menilai dampak positif dan negatif terhadap lingkungan. Hasil menunjukkan bahwa saluran irigasi di Kalutay dan Pasiwuren memiliki efisiensi rata-rata sebesar 83,3%, yang memenuhi standar KP-03 (1986) untuk saluran tersier (≥80%). Sementara itu, efektivitas jaringan irigasi yang diukur menggunakan indeks luas areal (IA) menunjukkan nilai rata-rata 90%, tergolong kategori efektif. Skor indeks persepsi masyarakat terhadap dampak irigasi terhadap kelembapan tanah, vegetasi, dan kekeringan menunjukkan interpretasi "sangat setuju", dengan rata-rata indeks 78,6%. Studi ini juga menemukan bahwa kemiringan saluran mempengaruhi kecepatan aliran dan dapat berdampak pada lingkungan melalui erosi dan sedimentasi. Oleh karena itu, perencanaan saluran dengan mempertimbangkan kondisi topografi sangat penting untuk mencapai keberlanjutan irigasi.
Copyrights © 2025