Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi relevansi pedagogis dari nasihat Luqman (Q.S. 31:13–19) sebagai landasan untuk reformasi kurikulum pendidikan karakter di sekolah. Tujuan utama penelitian ini adalah menjembatani kesenjangan antara nilai-nilai moral Islam yang ideal dengan praktik pendidikan karakter yang berlangsung di lapangan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi teks dan analisis dokumen. Penelitian ini mengacu pada tafsir klasik dan kontemporer, literatur pendidikan, serta teori pengembangan kurikulum yang berfokus pada pembentukan moral dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasihat Luqman menawarkan kerangka pendidikan yang komprehensif, yang mengintegrasikan pemahaman intelektual, pertumbuhan emosional, bimbingan perilaku, dan nilai-nilai spiritual. Lima tema utama yang ditemukan meliputi: kesatuan antara tauhid dan etika, pentingnya syukur dan kerendahan hati, penghormatan kepada orang tua, kekuatan moral melalui kesabaran dan kesadaran diri, serta kesesuaian dengan model kurikulum holistik modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai dalam nasihat Luqman mendukung pengembangan kurikulum yang autentik secara budaya dan kuat secara moral. Ditekankan bahwa nilai-nilai tersebut perlu diintegrasikan dalam program pembelajaran untuk memperkuat pendidikan karakter dan menjaga relevansi kurikulum dalam konteks masyarakat Muslim.
Copyrights © 2025