Diabetes mellitus (DM) dan penyakit lainnya yang tergolong sebagai non-communicable diseases semakin menonjol sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas di negara-negara yang sedang berkembang. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi Diabetes mellitus di Indonesia berdasarkan diagnosis medis pada individu berusia 15 tahun mencapai 2%. Angka prevalensi diabetes berdasarkan pemeriksaan darah di kalangan penduduk berusia ≥ 15 tahun menunjukkan peningkatan dari 6,9% (2013) menjadi 8,5% (2018). Remaja sangat rentan terhadap makanan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik, yang membuat mereka lebih berisiko mengalami diabetes mellitus. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendeteksi dini dan mencegah terjadinya Diabetes mellitus di kalangan remaja melalui pemeriksaan gula darah, indekmassa tubuh. . Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini meliputi pemeriksaan kadar gula darah (KGD) , IMT ,kemudian diikuti dengan penyuluhan melalui ceramah serta distribusi leaflet yang memuat informasi pencegahan Diabetes mellitus bagi remaja remaja putri dipanti asuhan muhammadiyah. Target kegiatan ini adalah remaja putri, dengan kehadiran 31 orang remaja. Kadar gula darah remaja putri tersebut masih berada dalam batas normal. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan para remaja putri memahami edukasi yang disampaikan. Mereka menunjukkan pemahaman tentang cara mencegah diabetes mellitus, yang tercermin dalam perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Copyrights © 2025