Jurnal Historica
Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025

SEGO CAWUK AS A SYMBOLIC RESISTANCE OF THE OSING BANYUWANGI COMMUNITY AGAINST THE INFLUENCE OF COLONIAL CULINARY CULTURE

Romadloni, Sahru (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejarah Sego Cawuk sebagai simbol perlawanan budaya masyarakat Osing Banyuwangi terhadap hegemoni budaya kuliner kolonial. Latar belakang penelitian menunjukkan adanya kesenjangan kajian akademik terkait sejarah kuliner masyarakat Osing Banyuwangi, sebagian besar penelitian terdahulu lebih banyak membahas ritual budaya masyarakat Osing dan belum menyoroti sejarah kuliner lebih spesifik sebagai bentuk perlawanan simbolik terhadap budaya kuliner kolonial. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus mendalam terhadap Sego Cawuk sebagai simbol perlawanan budaya dan pelestarian identitas lokal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sejarah dan filosofi Sego Cawuk, menganalisis bentuk perlawanan terhadap pengaruh budaya kuliner kolonial, serta mengkaji transformasi Sego Cawuk menjadi wisata kuliner di Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotic reading dan triangulasi sumber melalui kajian pustaka dan wawancara mendalam pada tokoh, pemuda dan masyarakat Osing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah Sego Cawuk diperkirakan telah ada sejak pertengahan abad ke-19 ketika penggunaan lesung padi menjadi bagian penting kehidupan agraris masyarakat Osing Banyuwangi. Sego Cawuk bukan hanya kuliner tradisional, tetapi memiliki nilai sosial dan filosofi hidup masyarakat Osing Banyuwangi dengan kesederhanaan hidup, kebersamaan dan keharmonisan dengan alam. Praktik makan dengan tangan dan lesehan menjadi simbol perlawanan terhadap budaya makan kolonial yang menekankan pengguanan peralatan makan, kemewahan dan status sosial. Selain itu, transformasi Sego Cawuk menjadi objek wisata kuliner menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi kreatif. Rekomendasikan dalam penelitian ini perlunya dukungan kebijakan dan kolaborasi berbagai pihak untuk melangsungkan tradisi ini sebagai simbol ketahanan budaya sekaligus strategi pengembangan pariwisata berbasis budaya di masa depan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JHIS

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Jurnal Historica is an online open-access journal that publishes articles in the field of social science, history, culture, education & Arts. It is a journal to encourage research publication to research scholars, academicians, professionals and students engaged in their respective field. The ...