Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bekasi, dipengaruhi oleh faktor gizi, sanitasi, dan koordinasi antarinstansi. Mendesain SOP dan alur kerja lintas sektoral untuk penanganan stunting berbasis pangan lokal sesuai prinsip "Isi Piringku". Penelitian R&D tahap desain dilaksanakan di Kabupaten Bekasi. Informan terdiri dari 15 pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Puskesmas, dan LPM. Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan FGD. Analisis data menggunakan metode tematik. Terdapat lima tahapan SOP: (1) perencanaan intervensi, (2) koordinasi lintas sektor, (3) pengadaan dan pemanfaatan pangan lokal, (4) implementasi program di lapangan, (5) monitoring dan evaluasi. Alur kerja dirancang dengan matriks RACI untuk memetakan tanggung jawab instansi terkait. SOP dan alur kerja lintas sektoral ini dapat meningkatkan koordinasi, akuntabilitas, dan efektivitas intervensi penanganan stunting berbasis pangan lokal di Kabupaten Bekasi.
Copyrights © 2024