Penelitian ini mengkaji berbagai mazhab tafsir Alquran berdasarkan metode ?penafsirannya, yaitu Tahlili, Ijmali, Maudhu'i, dan Muqarran. Latar belakang ?penelitian ini adalah pentingnya Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam ?yang telah melahirkan keragaman penafsiran, di mana mazhab tafsir tidak ?hanya dipengaruhi oleh kecenderungan teologis, tetapi juga oleh pendekatan ?metodologis yang digunakan mufassir. Penelitian ini menggunakan jenis ?penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data ?dikumpulkan dari kitab-kitab tafsir primer, buku-buku Ulumul Qur'an dan ?metodologi tafsir, serta jurnal dan artikel ilmiah terkait. Hasil dan pembahasan ?menunjukkan bahwa setiap metode tafsir memiliki karakteristik, keunggulan, ?dan kelemahan yang khas. Tafsir Tahlili menganalisis ayat secara rinci dan ?sistematis, seperti Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir. Tafsir Ijmali ?memberikan penjelasan ringkas dan global, contohnya Tafsir Jalalain dan At-?Tafsir Al-Muyassar. Tafsir Maudhu'i menghimpun ayat-ayat bertema sama ?untuk pemahaman utuh, seperti karya-karya tematik Muhammad Quraish ?Shihab. Terakhir, Tafsir Muqarran membandingkan berbagai penafsiran untuk ?menyoroti perbedaan dan argumentasi, yang banyak ditemukan dalam ?disertasi, tesis, dan beberapa bagian dari Tafsir Ath-Thabari atau Al-Qurthubi
Copyrights © 2025