Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai utama yang melintas di wilayah Bogor, Depok dan Jakarta namun kini Sungai Ciliwung mengalami tekanan ekologis akibat pencemaran dan pembangunan di sekitarnya. Artikel ini membahas peran Saringan Sampah TB. Simatupang (SSTBS) sebagai benteng ekologis dalam menjaga kelestarian sungai. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh dari observasi lapangan, dokumentasi dan wawancara dengan pengawas teknik, pengawas lapangan dan warga sekitar. Hasil penelitian menunjukkan SSTBS berkontribusi signifikan dalam mengendalikan aliran sampah sungai ciliwung, dengan menangani sampah sebanyak 200-300 ton per minggu. Selain itu, pengelolaan yang melibatkan partisipasi masyarakat mencerminkan penerapan prinsip etika lingkungan, keberadaan SSTBS juga mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, SSTBS menunjukkan potensi sebagai model pengelolaan lingkungan urban yang etis dan berkelanjutan. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi pengelolaan sampah di kawasan sungai lainnya.
Copyrights © 2025