Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah pada anak usia dini, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang tepat. Fokus utama penelitian adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah tersebut melalui kegiatan coding tanpa komputer, dengan pendekatan berbasis bentuk dan warna sebagai kode. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan di TK Sun Jaya. Subjek penelitian terdiri dari 13 anak kelompok B, yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Instrumen yang digunakan mencakup tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase ketercapaian dan refleksi setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah dari 41% pada pra-siklus menjadi 86% pada siklus I, dan 91% pada siklus II, yang membuktikan efektivitas aktivitas coding dalam meningkatkan keterampilan tersebut.
Copyrights © 2025