Studi ini meneliti hubungan antara komitmen afektif (AC) dan kesuksesan karier subjektif (SCS), dengan perilaku karier proaktif (PCB) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berfokus pada guru pendidikan khusus (SET) di Wilayah 6 (KCD 6) Jawa Barat, Indonesia. Sebanyak 77 responden berpartisipasi dalam studi cross-sectional ini, yang dilakukan dari 28 November hingga 14 Desember 2024. Jangka waktu yang singkat mengharuskan desain cross-sectional dipilih daripada pendekatan longitudinal.Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa AC tidak memiliki efek langsung pada SCS (p > 0,05), yang mengarah pada penolakan satu hipotesis. Namun, ketika PCB diperkenalkan sebagai mediator, hubungan tersebut menjadi signifikan secara statistik (p < 0,05), yang mengonfirmasi peran mediasi penuh PCB. Sejauh pengetahuan kami, ini adalah studi pertama yang menyelidiki ketiga konstruk ini secara khusus di antara guru pendidikan khusus.Temuan ini memiliki implikasi praktis yang penting. Lembaga pendidikan dapat meningkatkan keberhasilan karier guru dengan mendorong PCB melalui intervensi yang terarah, seperti program bimbingan untuk berbagi pengetahuan, lokakarya pengembangan profesional, dan peluang jaringan terstruktur. Strategi semacam itu pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberi manfaat bagi siswa dan masyarakat.
Copyrights © 2025