Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik yang utuh, tidak hanya secara kognitif tetapi juga secara spiritual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dan mendalam bagaimana dua prinsip utama dalam tasawuf falsafi, yakni fana dan wahdatul wujud, dapat diinternalisasikan dalam proses pendidikan Islam guna membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang menganalisis 24 sumber jurnal nasional dan internasional yang relevan antara tahun 2019–2025, serta dilakukan analisis isi untuk menyusun argumentasi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai fana dan wahdatul wujud dapat diintegrasikan secara efektif melalui tiga aspek utama: materi ajar Pendidikan Agama Islam, metode pembelajaran partisipatif dan reflektif, serta kegiatan ekstrakurikuler. Internalisasi konsep-konsep tasawuf ini mampu memperkuat kesadaran spiritual, menumbuhkan empati, dan membentuk integritas diri peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa tasawuf falsafi berperan sebagai pendekatan transformatif dalam pendidikan Islam kontemporer yang berorientasi pada pembentukan insan kamil.
Copyrights © 2025