Jalan merupakan moda trasnportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Pentingnya peran jalan tersebut berarti layanan infrastruktur jalan harus selalu dalam kondisi yang mantap. Tetapi penyediaan layanan infrastruktur jalan dengan kondisi yang baik memiliki beberapa kendala, salah satunya karena adanya keterbatasan keuangan untuk melakukan kegiatan pemeliharaan dan peningkatan jalan. Oleh karena diperlukan strategi agar alokasi dana untuk tindakan pemeliharaan dan perbaikan jalan lebih baik. Penelitian ini menggunakan Pavement Condition Index dan Analisis Biaya Siklus Hidup untuk memberikan usulan strategi pemeliharaan jalan. PCI untuk menilai kondisi jalan dan Analisis Biaya Siklus Hidup untuk mendapatkan nilai ekonomis yang diinginkan. Studi Kasus terletak di Jalan Pangeran Tirtayasa Bandar Lampung, yang setelah dilakukan perhitungan PCI didapatkan nilai 47,04 atau kondisi sedang untuk keseluruhan ruas jalan. Setelah dilakukan homogenesis segmen atau menyatukan beberapa segmen dengan kondisi yang sama, tehitung ada 13 segmen dengan kondisi rusak berat sehingga perlu dilakukan rekonstruksi pada segmen-segmen tersebut. Oleh karena itu diusulkan 2 alternatif skenario penanganan pada segmen jalan yang membutuhkan rekonstruksi, yaitu alternatif 1, alternatif 2
Copyrights © 2025