Arikel ini mengkaji secara mendalam mengenai penerapan Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management / SCM) pada sebuah perusahaan peternakan ayam unggas yang belokasi di wilayah Sariwangi, Bandung, Jawa Barat. Fokus utama dari pembahasan ini adalah bagaimana sistem rantai pasok diterapkan dalam operasional perusahaan, mulai dari tahap awal proses produksi hingga produk akhir siap dipasarkan. Kajian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, yang memungkinkan peneliti untuk menggali informasi secara mendalam melalui observasi dan wawancara dengan pihak terkait di perusahaan tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa terdapat sejumlah faktor penting yang memengaruhi efektivitas SCM dalam perusahaan tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan yang signifikan bagi perusahaan ayam unggas di cabang Sariwagi untuk dapat memperkuat daya saing dalam industri peternakan yang semakin kompetitif. Salah satu rekomendasi utama yang diajkan adalah perlunya menjalin kerja sama strategis dengan para distributor, guna membangun kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan. Kemitraan tersebut diharapkan dapat menciptakn sistem distribusi yang lebih responsif terhadap fluktuasi permintaan pasar dan meningkatkan fleksibilitas rantai pasok secara kesuluruhan. Denagn mengadopsi strategi tersebut, perusahaan tidak hanya mampu mempertahankan eksitensinya di pasar, tetapi juga berpeluang untuk memperluas jaringan bisnis serta meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan. Oleh karena itu, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan untuk mengoptimalkan sistem manajemen rantai pasok dan memperkuat posisi perusahaan ayam unggas di Tengah dinamika persaingan industri pertenakan nasional.
Copyrights © 2025