Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi logistik obat yang diterapkan oleh Apotek Al-Husna Rancaekek dalam menjamin ketersediaan produk serta efisiensi operasional, khususnya dalam menghadapi fluktuasi permintaan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara langsung, observasi, serta dokumentasi internal apotek. Hasil studi menunjukkan bahwa Apotek Al-Husna belum menggunakan sistem digital dalam pengelolaan logistik, melainkan masih menggunakan pencatatan manual. Alur logistik dimulai dari pembuatan surat pesanan oleh apoteker, pengiriman dari PBF, verifikasi barang, pencatatan, hingga distribusi ke konsumen. Frekuensi pemeriksaan stok dilakukan sebulan sekali, dan pengelolaan terhadap obat yang hampir kedaluwarsa dilakukan dengan memberikan diskon empat bulan sebelumnya. Meskipun belum pernah mengalami kendala logistik besar, apotek telah memiliki strategi tanggap darurat berupa kerja sama dengan beberapa distributor dan pembelian langsung ke pemasok. Apotek menyadari pentingnya digitalisasi sistem logistik untuk mencegah pemborosan, meningkatkan efisiensi, dan memantau stok secara real time. Rencana jangka panjang apotek meliputi pengembangan sistem digital inventaris dan evaluasi logistik berkala. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi logistik proaktif dan adaptif sangat krusial bagi keberlangsungan layanan farmasi, terutama dalam memastikan keberlanjutan distribusi obat kepada masyarakat. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi apotek skala kecil hingga menengah yang ingin meningkatkan efisiensi operasional dan ketahanan logistiknya dalam menghadapi dinamika pasar yang tidak menentu.
Copyrights © 2025