Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik forensik dalam mengungkap kasus mutilasi dan pembunuhan berantai terhadap tiga wanita di Padang Pariaman, serta mengidentifikasi faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhi pelaku. Dalam mengungkap kasus ini, teknik-teknik forensik seperti pemeriksaan medis, analisis DNA, rekonstruksi tempat kejadian perkara, dan analisis jejak darah memainkan peran penting dalam mengumpulkan bukti yang valid dan mengidentifikasi pelaku. Selain itu, faktor psikologis pelaku, seperti gangguan kepribadian, pengalaman trauma masa lalu, serta kondisi sosial yang mendasari perilaku kekerasan, turut mempengaruhi tindakan kejahatan yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan menganalisis literatur dan hukum yang berlaku terkait pembunuhan berantai dan teknik forensik yang digunakan dalam penyelidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik forensik yang tepat dan pemahaman mendalam tentang faktor psikologis serta sosial pelaku sangat penting dalam mengungkap kasus kejahatan yang kompleks ini.
Copyrights © 2025