Latar Belakang: Cedera merupakan salah satu kondisi yang menjadi ancaman di bidang kesehatan saat ini. Cedera, terutama pada anak, dapat terjadi di mana dan kapan saja. Peran perawat cukup banyak dalam angka kejadian cedera pada anak. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian cedera pada anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Lokasi / tempat dilakukan penelitian ialah SDN 11 Rawabunga Jakarta. Jumlah responden penelitian ini ialah sebanyak 94 anak yang bersekolah di SDN 11 Rawabunga. Pengumpulan data pada penelitian ini ialah dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari umur anak dan tingkat pendidikan orang tua terhadap kejadian cedera anak (p=0,481 dan p=0,543) (p-value > 0,05). Namun, pada variabel jenis kelamin, tugas perkembangan anak, dan lingkungan sekitar anak menunjukkan terdapat pengaruh signifikan terhadap kejadian cedera anak dengan nilai signifikansi berturut-turut p=0,012, p=0,018, dan p=0,007 (p > 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari jenis kelamin, tugas perkembangan anak, dan lingkungan sekitar anak dengan kejadian cedera anak.
Copyrights © 2025