Peramalan produksi limbah cair industri tahu dan tempe di Indonesia bertujuan untuk mengetahui potensi pencemaran serta energi yang dapat dimanfaatkan. Peramalan dilakukan dengan menggunakan software POM-QM for windows 4. Data yang digunakan merupakan konsumsi kedelai nasional 6 tahun terakhir, yaitu dari tahun 2018 sampai dengan 2023. Model peramalan menggunakan Time Series dengan metode berupa Moving Average dan Linear Regression. Berdasarkan nilai MAD, MSE, dan MAPE, metode terbaik untuk peramalan konsumsi kedelai nasional pada tahun 2024 yaitu Linear Regression dengan hasil peramalan sebanyak 1.846.288.000 kg. Proyeksi produksi limbah cair industri tahu dan tempe di Indonesia pada tahun 2024 yaitu sebanyak 153.586.868,34 m3. Potensi gas metan (CH4) yang dihasilkan dari peramalan produksi limbah cair tahu dan tempe di Indonesia pada tahun 2024 yaitu sebesar 19.030.484.523.225,50 m3.
Copyrights © 2025