Manajemen mutu dalam pendidikan merupakan elemen krusial dalam memastikan efektivitas proses pembelajaran dan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi berbagai model manajemen mutu di sekolah menengah atas dan kejuruan di Kota Bandung, dengan fokus pada School-Based Management (SBM), ISO 9001:2015, dan PDCA (Plan-Do-Check-Act). Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengkaji efektivitas strategi tersebut dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan standar mutu berbasis evaluasi berkelanjutan mampu meningkatkan daya saing lulusan serta efisiensi dalam pengelolaan akademik dan administrasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran, resistensi terhadap inovasi, serta kesenjangan kompetensi tenaga pendidik masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, pemerintah, dan dunia industri dalam memperkuat kebijakan mutu pendidikan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan dan integrasi teknologi dalam sistem evaluasi. Dengan langkah yang lebih strategis dan sistematis, manajemen mutu di sekolah menengah diharapkan dapat lebih responsif terhadap perubahan global dan meningkatkan relevansi pendidikan dengan tuntutan industri.
Copyrights © 2025