Industri komponen otomotif dituntut untuk memenuhi standar kualitas dan efisiensi yang sangat tinggi untuk menjaga daya saing. PT. Astra Mandiri Jaya (AMJ), sebagai pemasok komponen interior, menghadapi tantangan berupa bottleneck pada salah satu lini perakitan manual. Masalah utama teridentifikasi pada stasiun kerja perakitan panel pintu, di mana proses pemasangan klip dan sekrup secara manual memakan waktu lama dan rentan terhadap kesalahan, seperti komponen yang hilang atau tidak terpasang sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan modifikasi pada assembly jig (alat bantu perakitan) dengan pendekatan Poka-Yoke untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan proses. Metode penelitian yang digunakan adalah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi jig dengan penambahan sensor deteksi dan aktuator pneumatik berhasil menurunkan waktu baku perakitan secara drastis. Waktu baku sebelum perbaikan adalah 5,54 detik/komponen, dan setelah perbaikan turun menjadi 2,57 detik/komponen. Hal ini menghasilkan peningkatan efisiensi waktu sebesar 53,61% serta eliminasi potensi cacat produk lolos ke proses selanjutnya.
Copyrights © 2025