Penelitian ini mengeksplorasi potensi Karapan Pesapean, permainan tradisional Madura, sebagai media inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan pendekatan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE, penelitian ini mengembangkan media pembelajaran yang mengintegrasikan Karapan Pesapean, tidak hanya untuk melestarikan budaya lokal tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21. Implementasi pada siswa kelas IV di Sumenep menunjukkan hasil yang signifikan dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis, antusiasme belajar, serta kolaborasi dan komunikasi. Temuan ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan permainan tradisional dalam pendidikan modern, menawarkan manfaat ganda berupa peningkatan keterampilan siswa dan pelestarian budaya lokal. Hasil penelitian ini dapat dijadikan landasan bagi pengembangan lebih lanjut sebagai inovasi pendidikan berbasis budaya lokal yang kontekstual dan relevan dalam pembelajaran PJOK.
Copyrights © 2025